Iklan Beranda

Sketsa Bengawan
Jumat, 18 September 2026, 17:46 WIB
Last Updated 2026-09-19T04:16:59Z
NgawiPojok PituViewerViral

Karhutla Gunung Lawu Ngawi Masih Terjadi, BPBD Pantau 4 Titik Api


NGAWI - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih terjadi di kawasan lereng utara Gunung Lawu, wilayah Kabupaten Ngawi. Berdasarkan hasil pemantauan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ngawi, terdapat empat titik lokasi yang masih terpantau api.

Kepala Pelaksana BPBD Ngawi, Prila Yudha Putra, mengatakan empat titik api tersebut terpantau berada di kawasan Gunung Anakan, tepatnya di Petak 42 RPH Campurejo, Kecamatan Kendal.

Menurut Prila, api dari lokasi tersebut menjalar hingga Petak 39. Area yang terbakar merupakan kawasan hutan lindung.

“Ada empat titik api yang kami pantau. Lokasinya berada di kawasan Gunung Anakan, Petak 42 RPH Campurejo, dan api menjalar hingga Petak 39 yang merupakan kawasan hutan lindung,” ujar Prila Yudha Putra.

Upaya pemadaman secara langsung hingga kini belum dapat dilakukan. Kondisi medan yang sulit menjadi salah satu kendala bagi petugas untuk menjangkau lokasi titik api.

Sebagai langkah penanganan, petugas bersama masyarakat masih melakukan pembuatan ilaran atau sekat bakar. Upaya ini dilakukan untuk membatasi pergerakan api agar tidak semakin meluas ke kawasan lainnya.

Prila menambahkan, hingga saat ini luas kawasan yang terbakar belum dapat diketahui secara pasti. Petugas masih melakukan pemantauan dan penanganan di sekitar lokasi kebakaran.

Sementara itu, berdasarkan data sementara dari Posko Penanganan Karhutla Gunung Lawu di Ngrayudan, sebanyak 415 personel dikerahkan untuk melakukan penanganan di kawasan Gunung Lawu.

Ratusan personel tersebut dibagi menjadi tiga regu dan diterjunkan di wilayah RPH Campurejo, Manyul, dan Ngetrep. Mereka fokus melakukan pembuatan sekat bakar sebagai upaya mencegah api terus menjalar.

Sekat bakar yang dibuat memiliki lebar sekitar dua hingga tiga meter. Petugas bersama masyarakat terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan titik api di kawasan lereng Gunung Lawu. (ito/im)