Iklan Beranda

Sketsa Bengawan
Senin, 14 September 2026, 16:32 WIB
Last Updated 2026-09-14T09:32:37Z
Edukasi | BudayaNganjukPojok PituViewerViral

Ratusan Warga Nganjuk Gelar Tradisi Nyadran, Arak Gunungan Hasil Bumi dan Reog


NGANJUK - Ratusan warga Dusun Ngepung, Desa Ngepung, Kecamatan Patianrowo, Kabupaten Nganjuk, menggelar tradisi Nyadran atau bersih desa. Kegiatan tersebut berlangsung meriah dengan arak-arakan gunungan yang berisi berbagai hasil bumi.

Gunungan tersebut dihias menggunakan beragam hasil pertanian warga, mulai dari padi, jagung, semangka, hingga hasil pertanian lainnya.

Arak-arakan semakin semarak dengan berbagai kreasi yang ditampilkan warga. Di antaranya burung garuda yang dibuat dari buah-buahan dan hasil pertanian, serta replika macan putih.

Tak hanya arak-arakan gunungan, warga juga menampilkan atraksi reog sebagai salah satu kesenian tradisional yang turut memeriahkan rangkaian tradisi Nyadran.

Salah seorang warga Ngepung, Eka Hendrayanti, mengatakan kegiatan Nyadran tersebut baru pertama kali digelar. Meski demikian, pelaksanaan acara berlangsung meriah dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat.

Menurut Eka, antusiasme warga terlihat dari banyaknya masyarakat yang ikut memeriahkan rangkaian kegiatan tradisi tersebut.

Sementara itu, Plt Kepala Desa Ngepung, Mujianto, mengatakan tradisi Nyadran digelar sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas hasil panen pertanian yang melimpah.

Tradisi tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya masyarakat untuk menjaga dan melestarikan budaya serta tradisi yang telah berkembang di lingkungan desa.

Mujianto menambahkan, tradisi Nyadran di Dusun Ngepung akan terus digelar setiap tahun. Ke depan, kegiatan tersebut akan dikemas lebih meriah dengan melibatkan berbagai kreasi masyarakat.

Harapannya, hasil panen pertanian pada tahun berikutnya semakin meningkat sehingga membawa keberkahan dan kesejahteraan bagi masyarakat Desa Ngepung. (syar/im)