NGAWI - Kebakaran terjadi di sebuah rumah produksi mebel dan kerajinan kayu jati yang berada di kawasan wisata Tirta dan Kuliner, Desa Jenggrik, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, pada Minggu malam.
Kobaran api cukup besar dan dengan cepat membakar bangunan serta tumpukan kayu jati yang berada di dalam area produksi. Sejumlah kerajinan kayu jati yang telah selesai diproduksi dan dikemas juga ikut dilalap api.
Ironisnya, berbagai kerajinan tersebut rencananya akan diekspor ke Swedia dalam dua hari mendatang. Barang yang telah dipacking dan siap dikirim tersebut turut terbakar dalam kejadian ini.
Untuk menjinakkan api, sebanyak empat unit mobil pemadam kebakaran dari Pemerintah Kabupaten Ngawi dikerahkan ke lokasi. Petugas juga mendapat bantuan personel Kodim 0805 Ngawi serta kendaraan water supply dari BPBD Ngawi.
Petugas sempat mengalami kendala saat melakukan pemadaman karena angin bertiup cukup kencang. Selain itu, banyaknya material kayu yang mudah terbakar membuat api cepat membesar dan sulit dikendalikan.
Pemilik usaha produksi kayu jati, Suwardi, 60 tahun, mengatakan api awalnya muncul dari tumpukan kayu jati yang berada di ruang pengolahan.
Kebakaran diduga dipicu puntung rokok yang dibuang sembarangan oleh salah seorang karyawan. Namun, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan petugas.
Suwardi, pemilik usaha produksi kayu jati, mengatakan kebakaran bermula dari tumpukan kayu jati di ruang pengolahan.
Akibat kebakaran tersebut, sejumlah mebel dan kerajinan kayu jati yang telah selesai diproduksi ikut terbakar. Termasuk barang-barang yang sudah dikemas dan dipersiapkan untuk diekspor ke Swedia.
Petugas pemadam kebakaran masih berjibaku menjinakkan sisa kobaran api dengan dibantu personel TNI dan Polri.
Sementara itu, kepolisian akan melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kebakaran, termasuk memastikan titik awal munculnya api. (ito/im)

