Iklan Beranda

Sketsa Bengawan
Selasa, 08 September 2026, 11:51 WIB
Last Updated 2026-09-08T09:52:01Z
TubanViewerViral

Satgas Pangan Tuban Sidak Pasar, Harga Beras Naik Rp500 per Kilogram akibat Pasokan Gabah Menurun


TUBAN - Satgas Pangan Kabupaten Tuban yang terdiri dari anggota Polresta Tuban dan Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah serta Perdagangan (Diskoperindag) melakukan inspeksi mendadak di Pasar Baru Kabupaten Tuban, Selasa pagi.

Dalam sidak tersebut, petugas menyisir sejumlah lapak pedagang beras untuk memeriksa kualitas sekaligus memastikan harga jual tidak melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan.

Dari hasil pemantauan di lapangan, stok beras dari petani mengalami penurunan akibat berkurangnya pasokan gabah. Kondisi tersebut turut memicu kenaikan harga beras di tingkat pedagang.

Sejumlah pedagang menyebut harga beras mengalami kenaikan sekitar Rp200 hingga Rp500 per kilogram, tergantung kualitas. Beras kualitas biasa yang sebelumnya dijual Rp13.500 per kilogram kini naik menjadi Rp14.000 per kilogram.

Sementara itu, beras dengan kualitas bagus yang sebelumnya dijual Rp14.800 per kilogram kini berada di harga Rp15.000 per kilogram.

Para pedagang menyebut kenaikan harga tersebut dipicu mulai langkanya stok gabah dari petani. Kemarau panjang membuat pasokan gabah berkurang sehingga berpengaruh terhadap ketersediaan beras di pasaran.

“Stok gabah dari petani sekarang mulai berkurang karena kemarau panjang. Kondisi itu membuat harga beras ikut naik,” ujar Tutik, salah seorang pedagang beras di Pasar Baru Tuban.

Menanggapi kondisi tersebut, Koordinator Satgas Pangan Kabupaten Tuban, Ipda Febri Bachtiar, meminta masyarakat tidak perlu khawatir mengenai ketersediaan beras.

Menurutnya, kebutuhan beras di Kabupaten Tuban masih dalam kondisi surplus sehingga pasokan untuk masyarakat dipastikan aman. Petugas juga terus melakukan pemantauan harga di lapangan untuk memastikan penjualan tetap sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Masyarakat tidak perlu khawatir, karena kebutuhan beras di Kabupaten Tuban masih surplus dan aman. Untuk harga di lapangan, tentu akan kami pantau dan disesuaikan dengan aturan yang berlaku,” kata Ipda Febri Bachtiar.

Satgas Pangan Kabupaten Tuban memastikan pengawasan terhadap stok, kualitas, dan harga beras akan terus dilakukan. Langkah tersebut untuk menjaga kestabilan harga sekaligus memastikan masyarakat tetap mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang wajar.

Sementara itu, warga berharap harga beras dapat kembali normal sehingga kebutuhan pokok masyarakat tetap dapat terpenuhi dengan mudah tanpa menambah beban pengeluaran rumah tangga. (dzik/im)