Iklan

Sketsa Bengawan
Tuesday, August 2, 2022, 15:41 WIB
Last Updated 2022-08-02T08:41:35Z
Hukum | PeristiwaJombangPojok PituViewerViral

Dugaan Malapraktek, Bayi Meninggal di Tengah Persalinan


JOMBANG - Layanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Jombang kembali dikeluhkan pasiennya. Keluhan ini terkait gagalnya proses persalinan yang membuat sang bayi meninggal dunia hingga harus menjalani operasi pemisahan kepala dengan anggota tubuhnya.
 
Keluhan ini disampaikan oleh Yovi Widianto, 26 Tahun, warga Desa Plemahan, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang, pada Selasa (02/08/2022). Yovi baru saja kehilangan buah hatinya, saat proses kelahiran di RSUD Jombang pada tanggal 28 Juli 2022 lalu.

Penyebab meninggalnya putri pertamanya itu menurut Yovi, disebabkan oleh pihak RSUD Jombang yang memaksakan istrinya bernama Rohmah untuk melahirkan secara normal. Padahal selama masa kehamilan istrinya selalu kontrol rutin di Dokter.

“Sejak hamil selalu kontrol rutin. Dokter selalu mengingatkan bahwa nanti harus operasi caesar lantaran istrinya pinggulnya kecil, memiliki riwayat hypertensi dan gula darahnya tinggi,” Ungkapnya.

Sayangnya, saat hendak melahirkan di Puskesmas Sumobito, pihak Puskesmas langsung merujuk Rohmah ke RSUD Jombang untuk operasi caesar. Namun, begitu tiba di RSUD Jombang, petugas justru memaksa Rohmah melahirkan normal dengan dalih kondisinya sudah siap untuk melahirkan normal.

“Akibatnya saat proses kelahiran berlangsung dan kepalanya sudah keluar, proses kelahirannya tiba-tiba macet sehingga leher bayi tercekik dan meninggal dunia,” Terang Yovi.

Saat dikonfirmasi mengenai hal ini, pihak RSUD Jombang membantah anggapan tidak mau melakukan operasi caesar terhadap bayi Rohmah. Kepala Bidang Pelayanan Medis RSUD Jombang menjelaskan, saat tiba di RSUD Jombang posisi bayi Rohmah sudah berada di pangkal rahim sehigga dokter memutuskan untuk melahirkan normal.

“Saat tiba disini, posisi bayi sudah di pangkal rahim sehingga dokter memutuskan melahirkan normal,” Jelasnya.

Sementara terkait proses kelahirannya yang kemudian macet hingga bayi meninggal dunia, dokter memutuskan untuk segera menyelamatkan nyawa Rohmah dengan cara memotong kepala bayi dan mengambil tubuhnya melalui operasi caesar. (ful/rok)