Iklan

Sketsa Bengawan
Friday, October 21, 2022, 15:42 WIB
Last Updated 2022-10-21T08:42:37Z
Edukasi | BudayaKabar ApikPotensi DaerahViewerViral

Pertama Kali Digelar, Bojonegoro Night Carnival Berlangsung Meriah


KABAR APIK - Sebagai upaya melestarikan serta mengembangkan sejarah dan seni tradisional di Kabupaten Bojonegoro. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, menyelenggarakan Bojonegoro Night Carnival (BNC), pada Kamis (20/10/2022) malam.

Gelaran acara ini merupakan puncak dari rangkaian perayaan Hari Jadi Kabupaten Bojonegoro ke 345 tahun. Acara ini berlangsung meriah dan menyedot perhatian publik. Pasalnya, perayaan Hari Jadi Bojonegoro dua tahun sebelumnya sempat vakum, akibat pandemi covid-19.

Diselenggarakanya Bojonegoro Night Carnival ini menjadi ajang bergengsi dan pertama kali digelar dalam rangkaian Hari Jadi Kabupaten Bojonegoro ke 345. Acara ini disambut meriah dan antusias oleh warga, khususnya di Kabupaten Bojonegoro.

Warga dari berbagai penjuru kawasan di Bojonegoro datang berbondong-bondong memadati seputaran jalan Alun-Alun Kota Bojonegoro hingga tumpah ruah memadati Jalan Protokol yang menjadi rute berlangsungnya Bojonegoro Night Carnival.

Acara ini merupakan wujud eksistensi Kabupaten Bojonegoro sejak era Ratu Tribuwana Tungga Dewi sampai dengan Bupati Bojonegoro pada masa penjajahan Jepang. Bertemakan suryaning bojonegoro, Bojonegoro Night Carnival juga menjadi cakrawala bersejarah era kejayaan peradaban Bojonegoro terdahulu hingga kini.

Bojonegoro night carnival ini diikuti sebanyak 91 peserta bernuansa kejayaan kerajaan. Mulai dari Kerajaan Majapahit, Kerajaan Demak, Kerajaan Pajang, Kerajaan Mataram Islam, Keraton Surakarta Hadiningrat, Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Kabupaten Jipang, Kabupaten Rajekwesi, dan Kabupaten Bojonegoro.

Para punggawa Kerajaan Majapahit, hingga Kabupaten Bojonegoro diperankan oleh Bupati Bojonegoro, Jajaran Forkopimda, Pejabat Organisasi Perangkat Daerah, hingga Camat dan Kepala Desa.

Teaterikal penobatan Ratu Tribuwana Tungga Dewi, menjadi pembuka Bojonegoro Night Carnival. Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Sabda Pandhita Ratu oleh Bupati Bojonegoro Anna Mu'awanah.

Memerankan ratu era kerajaan majapahit ke 3, Bupati Bojonegoro Anna Mu'awanah tampil anggun mempesona berbalut busana Ratu Tribuwana Tungga Dewi di atas singgahsana kereta kencana bersama sang suami sebagai Sri Kertawardhana. Rombongan Bupati Anna berada di urutan keberangkatan pertama, pada malam spektakuler Bojonegoro Night Carnival.

Dengan menaiki singgahsana kereta kencana berhiaskan pernak pernik, ditambah sinaran lampu di berbagai sudut singgahsana kereta kencana. Sepanjang perjalanan, Bupati Anna menyapa dengan melambaikan tangan kepada masyarakat yang tumpah ruah menonton di sisi kanan dan kiri jalan.

Kemudian susul secara berurutan dengan jajaran Forkopimda, yakni Wakapolres Bojonegoro sebagai Dyah Hayam Wuruk Sri Rajasanagara, raja majapahit ke 4, Dandim 0813 Bojonegoro sebagai Wikramawardhana Raja Majapahit ke 5, Ketua Pengadilan Negeri Bojonegoro sebagai Raja Sawardhana Dyah Wijayakumara, Raja Majapahit ke 8, Kepala Bakorwil sebagai Girisawardhana Dyah Suryawikraka, Raja Majapahit ke 9.

Sedangkan Ketua DPRD Bojonegoro memerankan Sri Wijayarajasa, sebagai anggota Sapta Prabu atau biasa disebut dengan dewan pertimbangan kerajaan. Raja Majapahit ke 10 Singawikrama Wardhana Dyah Sraprabawa, diperankan oleh Ketua Pengadilan Agama, dan Raja Majapahit ke 6 Dewi Suhita diperankan oleh Sekretaris Daerah Bojonegoro.

Kemeriahan Bojonegoro Night Carnival, yang baru pertama kali digelar sebagai puncak perayaan Hari Jadi Kabupaten Bojonegoro ke 345 ini, tak terlepas dari kepemimpinan Bupati Bojonegoro Anna Mu'awanah. Gelaran acara ini menunjukkan Kabupaten Bojonegoro semakin terdepan pembangunan berkelanjutan.

Selain Bupati Bojonegoro, Jajaran Forkopimda, OPD, Camat serta Kepala Desa mengenakan pakaian untuk memerankan raja serta serta Bupati pada masa kerajaan. Kemeriahan Bojonegoro Night Carnival telihat dari berbagai kendaraan hias yang dibawakan oleh para peserta. Mulai dari kendaraan yang mengusung tema singgahsana kerajaan tedahulu, icon candi borobudur, kereta kencana, kendaraan kapal, kereta api, dan beberapa hiasan kendaraan lainnya.

Puncak Hari Jadi Kabupaten Bojonegoro ke 345 bertajuk Bojonegoro Night Carnival, semakin menambah pengetahuan bagi masyarakat Kabupaten Bojonegoro tentang sejarah panjang berdirinya Kabupaten Bojonegoro. Hal tersebut lantaran, setiap penampilan dari para peserta mengambarkan jelas bagaimana urutan kejaayaan kerajaan terdahulu, mulai dari kerajaaan majapahit yang tersohor banyak dikenal oleh banyak orang, dengan kepemipinan para rajanya.

Tak ketinggalan pula, peranan raja raja pada masa kerajaan terdahulu di tanah jawa, serta masa keemasaan keraton yang turut serta ditampilkan oleh para jajaran OPD, Camat serta Kepala Desa, agar tidak membuat lupa akan sejarah kerajaan.

Momentum puncak pada perayaan Hari Jadi Bojonegoro ke 345, dengan mengelaran Bojonegoro Night Carnival, juga menampilkan urutan Bupati Bojonegoro terdahulu. Mulai dari Kabupaten Jipang dipimpin Bupati pertama Mas Tumapel, hingga Tumenggung Haryo Mataun 1. Terlepas dari itu, setelah Kabupaten Jipang, kemudian dipimpin oleh Tumenggung Hariyo Matahun 2, yang memimpin Kabupaten Rajekwesi menjadi Bupati Rajekwesi ke 1, hingga kepemimpinan rajekwesi dipimpin oleh Raden Tumeenggung Sasradilaga sebagai Bupati Rajekwesi ke 12.

Sedangkan pada masa setelah menjadi Kabupaten Bojonegoro, Bupati pertama yang menjabat yakni Kanjeng Tumemenggung Djojonegoro sebagai Bupati Bojonegoro 1, dan Bupati ke 6 di pimpin oleh Raden Drajat.

Bojonegoro Night Carnival melewati rute jalan Protokol Kota Bojonegoro, yakni dimulai dari Jalan Mastumapel depan pendopo Malowopati Pemkab Bojonegoro, kemudian ke Jalan Majapahit, Jalan Mansyur, lalu ke arah Jalan MH Thamrin, Jalan Panglima Sudirman, Jalan Teuku Umar, dilanjutkan ke Jalan WR Supratman, Jalan Suprapto, terakhir ke Jalan Trunojoyo dan finis kembali ke Alun Alun Kota Bojonegoro.

Selain itu, semarak bojonegoro night carnival juga turut dimeriahkan dengan 85 rombong kuliner gratis untuk warga Kabupaten Bojonegoro. Warga dapat menukarkan kupon pesta rakyat Bojonegoro Night Carnival ke rombong UMKM yang telah disediakan dengan berbagai kuliner gratis. (edo/rok)