Iklan

Sketsa Bengawan
Saturday, October 8, 2022, 15:28 WIB
Last Updated 2022-10-08T08:31:55Z
Edukasi | BudayaJombangPojok PituPotensi DaerahViewerViral

Puluhan Tumpeng Berisi Tahu Jadi Ajang Rebutan Ribuan Warga di Jombang


JOMBANG - Di tengah naiknya harga kedelai, ribuan warga rela berebut tumpeng tahu yang digelar komunitas pengusaha tahu di Desa Sumbermulyo, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, pada Jumat (07/10/2022) sore. Rebutan tumpeng tahu tersebut, digelar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

Pantauan JTV di lokasi, Ribuan warga langsung berebut puluhan tumpeng tahu, yang sebelumnya dikirab keliling desa. Sambutan Bupati Jombang yang masih berlangsung, tidak dihiraukan oleh para warga. Mereka langsung merangsek kegunungan, karena tidak sabar berebut tumpeng tahu.

Pihak panitia berusaha meminta kepada warga agar menghentikannya. Namun, upaya dari pihak panitia maupun keamanan yang berada di lokasi acara tidak berhasil, sehingga puluhan tumpeng tahu yang berjajar rapi langsung ludes dalam sekejap.

Sebelum diperebutkan ribuan warga, sebanyak empat puluh lima tumpeng dikirab keliling kampung. Tumpeng tahu yang dikirab berasal dari tiga desa yaitu Desa Sumbermulyo, Desa Mayangan, Desa Ngumpul. Tiga desa tersebut merupakan sentra pembuatan tahu.

Bupati Jombang, Mundjidah Wahab mengatakan, melonjaknya harga kedelai adalah wewenang Pemerintah Pusat. Untuk itu, para perajin di Jombang harus pandai pandai mengatur agar tidak sampai bangkrut.

Sementara Pemkab Jombang, memfasilitasi digelarnya acara kirab dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut. Dengan harapan, para pengusaha tahu dan masyarakat bisa mendapatkan berkah dari acara tersebut.

“Para pengusaha tahu ini kami fasilitasi untuk melaksanakan grebek tumpeng tahu dalam acara memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW sehingga kedepannya bisa membawa berkah,” ujar Bupati Jombang.

Ribuan warga yang mengikuti acara ini terlihat sangat senang. Sebab, dua tahun terakhir acara serupa ditiadakan akibat pandemi covid-19. Acara tersebut dilaksanakan setiap tahun sekali untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. (ful/rok)

Ikuti berita terkini JTV Bojonegoro di Google News