Iklan

Sketsa Bengawan
Jumat, 02 Desember 2022, 17:23 WIB
Last Updated 2022-12-02T10:23:31Z
NgawiPojok PituViewerViral

Operasi Pasar Mandiri Belum Mampu Redam Kenaikan Harga Bahan Pokok


NGAWI - Dinas Perdagangan Perindustrian dan Tenaga Kerja (DPPTK) Kabupaten Ngawi kembali menggelar operasi pasar mandiri untuk kedelapan kalinya. Meski begitu upaya menekan harga tersebut dinilai masih belum maksimal karena harga di pasaran masih cukup tinggi. 

Analis Perdagangan Ahli Muda DPPTK Ngawi, Kristina Setyowati mengaku jika operasi pasar mandiri upaya pemda menekan inflasi serta menekan harga di pasaran. Diakuinya, intensitas masih baru dilakukan delapan kali dengan mengambil tempat di barat Alun-Alun Ngawi. 

Sejumlah komoditas yang di jual yakni telur, beras, minyak goreng, bawang merah dan bawang putih. Dalam pasar murah tersebut untuk komoditas di jual di bawah harga di pasaran yakni Rp.1.000 hingga 2.000 per kilogram. 

Seperti telur di pasar tradisional saat ini harganya mencapai Rp.30 ribu, di pasar murah di jual Rp.28 ribu per kilogram. Dan sejumkah komoditas lain, termasuk sayuran. 

“Kami menargetkan operasi pasar mandiri akan lebih sering digelar dengan bekerjasama dengan distributor dan juga BUMN,” ungkap Kristina Setyowati kepada JTV Jumat (02/12/2022).

Diketahui, harga sejunkah komoditas bahan pokok selalu naik saat menjelang hari besar keagamaan. Kenaikan harga ini seiring dengan terbatasnya stok dipasaran dan tingginya permintaan masyarakat. Upaya pemerintah dengan operasi pasar tersebut di harapkan bisa lebih intensif dilakukan. (ito/rok)