Iklan Beranda

jtvbojonegoro
Kamis, 28 Maret 2024, 16:05 WIB
Last Updated 2024-03-28T09:05:33Z
Kabar ApikPolitik | PemerintahanViewerViral

Pemkab Bojonegoro Gelar Musrenbang RKPD Tahun 2025 dan RPJPD Tahun 2025-2045


KABAR APIK - Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, menggelar musrenbang rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) tahun 2025 dan rencana pembangunan jangka panjang daerah (RPJPD) tahun 2025 – 2045 di Gedung Angling Dharma setempat, Kamis (28/03/2024) pagi.

Agenda tersebut dihadiri oleh Penjabat (Pj) Bupati Bojonegoro Adriyanto, Sekretaris Daerah Nurul Azizah, Kepala Bappeda Jawa Timur Mohammad Yasin, Forkopimda, Kepala OPD, Camat Lingkup Pemkab Bojonegoro, serta beberapa tokoh lainnya.

Musrenbang RKPD tahun 2025 dan RPJPD tahun 2025-2045, mengambil tema peningkatan kesejahteraan masyarakat, melalui pengembangan ketersediaan dan kualitas SDM, serta optimalisasi penataan kawasan.

Kegiatan ini tujuan untuk meningkatkan partisipasi dan keterlibatan berbagai pihak dalam proses penyusunan perencanaan dan anggaran pembangunan di Kabupaten Bojonegoro. Serta sebagai upaya sebagai Pemkab Bojonegoro dalam melakukan pelaksanaan musrenbang sebagai forum puncak dalam penyusunan perencanaan pembangunan.

Selain itu, sebagai solusi dalam menjawab berbagai persoalan, yang menyebabkan tingkat partisipasi dan keterlibatan berbagai sektor, dan para pihak serta berbagai kepentingan dalam penyusunan kebijakan perencanaan pembangunan di Kabupaten Bojonegoro.

Sementara itu, isu tematik prioritas dari Pemkab Bojonegoro, diantaranya berkaitan dengan pengentasan kemiskinan, pengembangan umkm dan wisata, penurunan stunting, investasi dan industri, kemudian kebencanaan dan inflasi.

Tak hanya itu, rencana pembangunan daerah juga berfokus pada sejumlah isu lainnya. Mulai dari percepatan pembangunan desa dan kota, implementasi pemerintah berbasis elektronik, penguatan ketahanan pangan, peningkatan kualitas SDM, baik itu pendidikan, kesehatan, kemiskinan dan stunting.

Selanjutnya ekonomi kreatif dan digitalisasi, kebencanaan, dan ekonomi hijau, atau green economy dan environment. Sedangkan visi dan misi RPJPD 2025-2045 dari Pemkab Bojonegoro, tertuang visi Bojonegoro sebagai sentra agroindustri dan energi negeri, maju, sejahtera, berdaya saing dan berkelanjutan.

Sedangkan misi daerah, diwujudkan melalui sdm unggul dan berakhlak, mewujudkan perekonomian yang kokoh berbasis ekonomi hijau dan kerakyatan, mewujudkan infrastruktur dan lingkungan hidup berkualitas, serta mewujudkan tata kelola pemerintahan kolaboratif dan adaptif.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Bappeda Provinsi Jawa Timur Mohammad Yasin yang berkesempatan hadir menyampaikan 6 poin arahan dari menteri dalam negeri. Diantaranya musrenbang perencanaan yang berintegritas dan dapat memulihkan efisiensi, pembangunan berorientasi hasil, meningkatkan, PAD untuk kemandirian fiskal.

Tak hanya itu, dapat mewujudkan pemerintahan yang ramah investasi, pendidikan dan kesehatan jalan menuju kesejahteraan, dan pelayanan publik untuk mewujudkan keadilan.

“Kami juga sangat mengapresiasi dan mendukung Pemkab Bojonegoro, baik itu program penyediaan beasiswa untuk meningkatkan kualitas SDM, serta penyediaan mobil siaga untuk pelayanan kesehatan bagi masyarakat,” tegas Kepala Bappeda Provinsi Jawa Timur.

Sementara itu, Penjabat Bupati Bojonegoro Adriyanto mengatakan, jika dalam pembahasan RKPD 2025 dan RPJPD tahun 2025-2045, dirinya menerima beberapa catatan dan masukan dari Bappeda Provinsi Jawa Timur dan Ketua DPRD Bojonegoro, dimana dari keseluruhan yang disampaikan akan masuk ke dalam RKPD dan RPJPD.

“Pemkab Bojonegoro juga akan terus mendorong pertumbuhan ekonomi, akselerasi ekonomi yang ada serta menjaga kualitas sumber daya manusia,” jelas Adriyanto.

Setelah berjalan dengan lancar dan disepakati bersama, kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara kesepakatan hasil musrenbang, yang ditandatangani oleh perwakilan sejumlah pejabat. (edo/rok)