NGAWI - Warga Desa Ngale, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, digegerkan dengan aksi penusukan di desa setempat, Kamis (27/08/2025) dinihari. Korban ditusuk menggunakan benda tajam oleh orang tak dikenal.
Korban diketahui bernama Andik Kristanto, warga Desa Gelung Kecamatan Paron, Ngawi. Pria 39 tahun tersebut sempat dilarikan ke Rumah Sakit At-Tin Husada meninggal dunia saat akan menjalani perawatan.
Penjaga warung angkringan setempat, Andika Rangga Pratama mengatakan, awalnya seseorang yang menjadi pelaku datang ke warungnya untuk pesan minuman kopi. Selama berada di warung pelaku tidak banyak ngobrol karena juga tidak kenal. Selang sekitar 45 menit korban datang ke warungnya, dengan mengendarai sepeda motor nopol AE 2567 LE.
“Saya tahu sendiri pelaku datang ke warung saya pesan kopi. Tapi saya tidak kenal. Kemudian korban datang setelah,” ungkapnya kepada JTV.
Menurut Andika, Ia malah sempat ngobrol dengan korban yang juga sama sama penjaga warung angkringan. Namun setelah Ia membuatkan minuman untuk korban, tiba tiba pelaku langsung menusuk korban sebanyak dua kali.
Lanjutnya, akhirnya korban terjatuh. Ia juga sempat mendorong pelaku dan bermaksud menolong korban. Usai menusuk korban, pelaku langsung melarikan diri ke arah barat atau solo dengan sepeda motor ninja berwarna merah.
“Pas saya buatkan kopi korban. Tiba-tiba pelaku nusuk korban dua kali dan langsung kabur dengan motor ninja. Saya juga sempat nolong korban dan lapor kepada perangkat,” imbuh Andika.
Kejadian itu dibenarkan, Kepala Dusun setempat Sulistyo, jika Ia mengetahui kejadian itu saat saksi Andika Rangga Pratama mendatangi rumahnya untuk meminta tolong.
“Saat saya ke lokasi korban sudah dalam kondisi tersungkur akibat luka tusukan itu. Selanjutnya dengan kendaraan ambulance desa korban dibawa ke Rumah Sakit At-Tin Husada,” ujar Sulistyo.
Pihak kepolisian telah melakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi. Kasus pembunuhan tersebut masih dalam penyelidikan Unit Satreskrim Polres Ngawi. Sejumlah barang bukti telah diamankan dalam kasus tersebut. (ito/rok)
Korban diketahui bernama Andik Kristanto, warga Desa Gelung Kecamatan Paron, Ngawi. Pria 39 tahun tersebut sempat dilarikan ke Rumah Sakit At-Tin Husada meninggal dunia saat akan menjalani perawatan.
Penjaga warung angkringan setempat, Andika Rangga Pratama mengatakan, awalnya seseorang yang menjadi pelaku datang ke warungnya untuk pesan minuman kopi. Selama berada di warung pelaku tidak banyak ngobrol karena juga tidak kenal. Selang sekitar 45 menit korban datang ke warungnya, dengan mengendarai sepeda motor nopol AE 2567 LE.
“Saya tahu sendiri pelaku datang ke warung saya pesan kopi. Tapi saya tidak kenal. Kemudian korban datang setelah,” ungkapnya kepada JTV.
Menurut Andika, Ia malah sempat ngobrol dengan korban yang juga sama sama penjaga warung angkringan. Namun setelah Ia membuatkan minuman untuk korban, tiba tiba pelaku langsung menusuk korban sebanyak dua kali.
Lanjutnya, akhirnya korban terjatuh. Ia juga sempat mendorong pelaku dan bermaksud menolong korban. Usai menusuk korban, pelaku langsung melarikan diri ke arah barat atau solo dengan sepeda motor ninja berwarna merah.
“Pas saya buatkan kopi korban. Tiba-tiba pelaku nusuk korban dua kali dan langsung kabur dengan motor ninja. Saya juga sempat nolong korban dan lapor kepada perangkat,” imbuh Andika.
Kejadian itu dibenarkan, Kepala Dusun setempat Sulistyo, jika Ia mengetahui kejadian itu saat saksi Andika Rangga Pratama mendatangi rumahnya untuk meminta tolong.
“Saat saya ke lokasi korban sudah dalam kondisi tersungkur akibat luka tusukan itu. Selanjutnya dengan kendaraan ambulance desa korban dibawa ke Rumah Sakit At-Tin Husada,” ujar Sulistyo.
Pihak kepolisian telah melakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi. Kasus pembunuhan tersebut masih dalam penyelidikan Unit Satreskrim Polres Ngawi. Sejumlah barang bukti telah diamankan dalam kasus tersebut. (ito/rok)