Iklan Beranda

Redaksi JTV
Jumat, 23 Januari 2026, 14:49 WIB
Last Updated 2026-01-23T07:49:45Z
Hukum | PeristiwaNgawiPojok PituViewerViral

BPBD Ngawi Ungkap Potensi Cuaca Ekstrem Terjadi hingga Februari

Tanah longsor akibat dampak cuaca ekstrim di Kabupaten Ngawi. Foto: Ito Wahyu/JTV.
NGAWI - Beberapa hari terakhir, cuaca ekstrem terjadi di Kabupaten Ngawi. Hujan dengan intensitas cukup lama dan disertai angin berdampak terjadinya bencana, mulai longsor, pohon tumbang, hingga banjir akibat luapan Sungai Bengawan Solo.

Kepala Pelaksana BPBD Ngawi, Prila Yuda Putra menjelaskan, berdasar informasi dari BMKG, kondisi cuaca ekstrem berlangsung hingga bulan Februari 2026 mendatang. Sehingga pihaknya menghimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. 

“Dampak dari cuaca ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir di Ngawi mulai dari pohon tumbang di Kecamatan Sine, bangunan dapur rumah tergerus arus air hingga roboh di Kecamatan Ngrambe, serta banjir di Kecamatan Kedunggalar,” jelasnya kepada JTV, Jumat (23/01/2025).

Lanjut Prila Yuda, upaya antisipasi dengan mitigasi dan penyiagaan petugas serta relawan terus dilakukan. “Termasuk koordinasi dengan beberapa jajaran instansi terkait juga intensif sebagai kesiapan penanganan jika terjadi bencana alam,” imbuhnya menegaskan.

Prila menambahkan koordinasi dengan beberapa jajaran instansi terkait secara intensif dilakukan sebagai kesiapan penanganan jika terjadi bencana alam. Agar dapat meminimalisir dampak baik korban maupun kerugian materi. (ito/rok)