Iklan Beranda

Redaksi JTV
Rabu, 25 Februari 2026, 23:13 WIB
Last Updated 2026-02-25T16:13:39Z
Potensi DaerahSketsa RamadhanTubanViewerViralWisata | Kuliner

Bubur Bonang, Tradisi Berbagi Takjil Gratis Sejak Zaman Wali di Tuban

Puluhan warga mengantre untuk mendapatkan takjil gratis bubur bonang di Kompleks Makam Sunan Bonang Kabupaten Tuban, Rabu (25/02/2026). Foto: Dziky Muhamad/JTV.
TUBAN - Suasana berbeda terlihat di kompleks pemakaman Sunan Bonang Kelurahan Kutorejo, Kabupaten Tuban, Rabu (25/02/2026). Selama bulan ramadhan, kawasan cagar budaya nasional ini tak pernah sepi dari aktivitas warga.

Tepat setelah shalat dhuhur, sejumlah pengurus makam mulai bergotong-royong menyiapkan pembuatan bubur suro atau yang akrab disebut warga sebagai bubur bonang. Dua wajan raksasa disiapkan. 

Bahan-bahan terbaik seperti beras, santan kental, serta potongan daging dan tulang sapi masuk ke dalamnya. Yang istimewa, adalah racikan bumbu kebuli kaya rempah, hasil perpaduan budaya Jawa dan Timur Tengah.

Bubur bonang memiliki karakter yang lembut namun gurih. Kaldu tulang sapi yang direbus lama, menciptakan aroma wangi yang menggugah selera.

“Bubur ini bukan sekadar soal rasa. Ini adalah tradisi warisan turun-temurun sejak zaman sunan bonang,” jelas Lazim, peracik bubur bonang. 

Lanjutnya, pembuatan takjil ini tujuannya mulia. Yakni memastikan para musafir, peziarah, hingga warga kurang mampu bisa menikmati hidangan buka puasa yang layak secara gratis.

“Semua prosesnya (pembuatan bubur) sampai sekarang masih dilakukan secara tradisional,” tegas Lazim. 

Mulai dari memarut kelapa manual, hingga penggunaan kayu bakar dilakukan secara manual untuk menjaga cita rasa. “Selama dua jam penuh, adonan bubur harus terus diaduk tanpa henti hingga mencapai tekstur sempurna,” imbuh Lazim.

Saat matahari mulai terbenam, ratusan warga mulai dari anak-anak hingga lansia, berbaris rapi membawa wadah masing-masing. Semangat berbagi dan kesederhanaan inilah, yang menjaga bubur bonang tetap hidup di hati masyarakat Tuban.

“Ini tadi ikut antri bubur bonang. Adanya kalau pas puasa. Rasanya gurih enak, ada kaldu sapinya,” ungkap Achmad Taufik, salah satu warga. (dzi/rok)