Iklan Beranda

Redaksi JTV
Selasa, 10 Februari 2026, 15:44 WIB
Last Updated 2026-02-10T08:44:47Z
BojonegoroPolitik | PemerintahanViewerViral

Jelang Ramadhan, Bakorwil II Bojonegoro Gelar Rapat Sinkronisasi Sarpras dan Lalin

Suasana rapat sinkronisasi dan persiapan sarana prasarana serta penertiban lalu lintas jalan, dalam rangka menyambut Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah, Selasa (10/02/2026). Foto: Edo/JTV.
BOJONEGORO - Bakorwil II Bojonegoro, menggelar rapat sinkronisasi dan persiapan sarana prasarana serta penertiban lalu lintas jalan, dalam rangka menyambut Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah, Selasa (10/02/2026). Kegiatan digelar sebagai langkah awal untuk memastikan kesiapan infrastruktur dan kelancaran arus mudik maupun balik.

Rapat tersebut berlangsung di Aula Pertemuan Bakorwil II setempat dan dihadiri sejumlah instansi terkait, mulai dari Polda Jawa Timur, Pihak PJJ, Balai Besar, Dinas Perhubungan hingga Dinas Kelautan. Dalam kegiatan ini, masing-masing pihak melakukan koordinasi untuk menyamakan langkah dan strategi, agar penanganan lalu lintas selama momen lebaran dapat berjalan optimal.

Kepala Bakorwil II Bojonegoro, Tri Wahyu Liswati mengatakan, sejumlah poin menjadi pembahasan utama, diantaranya kondisi jalan nasional dan provinsi, kesiapan rambut lalu lintas, penerangan jalan, hingga penertiban kendaraan berat yang beroperasi di jalur mudik.

“Selama masa angkutan lebaran, volume kendaraan di jalur utama bojonegoro diperkirakan meningkat signifikan, sehingga diperlukan pengaturan lalu lintas secara terpadu,” jelasnya kepada JTV.

Lanjut Liswati, pihak kepolisian dari Polda Jatim menekankan pentingnya sinergi antar lembaga, untuk menjaga keselamatan pengguna jalan, serta meminimalisir potensi kecelakaan dan kemacetan. Sementara, Balai Besar dan PJJ turut menyampaikan kesiapan terkait perbaikan jalan berlubang, pemeliharaan jembatan, serta penambahan sarana pendukung di titik-titik rawan.

“Dinas perhubungan juga akan menyiapkan rekayasa lalu lintas, termasuk penempatan petugas di pos pengamanan dan pos pelayanan, untuk membantu kelancaran arus kendaraan,” imbuhnya.

Tidak hanya itu, penertiban angkutan barang dan kendaraan over dimensi overload atau odol, juga menjadi salah satu prioritas.

“Rapat sinkronisasi ini merupakan upaya pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan, untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dalam merayakan idul fitri,” tegas kepala Bakorwil.

Dengan adanya koordinasi lintas sektor ini, diharapkan pelaksanaan mudik lebaran tahun ini dapat berjalan lancar, tertib, dan minim hambatan. (edo/rok)