Iklan Beranda

Sketsa Bengawan
Selasa, 12 Mei 2026, 16:24 WIB
Last Updated 2026-05-12T09:24:03Z
NganjukPojok PituPolitik | PemerintahanViewerViral

Dua SPPG di Nganjuk Disuspend BGN Akibat Pengelolaan Limbah Tidak Sesuai Standar


NGANJUK - Dua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Nganjuk resmi disuspend sementara oleh Badan Gizi Nasional (BGN). Kedua SPPG tersebut berada di Kecamatan Baron dan Kecamatan Lengkong.

Dari pantauan di lapangan oleh reporter JTV, Penghentian sementara operasional kedua SPPG berlaku mulai Selasa, 12 Mei 2026. Keputusan tersebut diambil setelah adanya laporan masyarakat terkait pengelolaan limbah yang dinilai kurang layak dan mengganggu kenyamanan warga sekitar.

Keluhan warga menyebut limbah hasil operasional SPPG meluber hingga ke luar area dan mengalir ke selokan permukiman. Menindaklanjuti laporan tersebut, Koordinator Wilayah (Korwil) melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke SPPG Baron.

Dari hasil sidak ditemukan bahwa limbah hasil cucian bekas makanan mengalir langsung ke selokan warga sehingga dinilai tidak memenuhi standar operasional yang telah ditetapkan oleh BGN.

Kepala SPPG Baron, Alfin Hibatul, mengatakan pihaknya sebenarnya telah mengajukan perbaikan fasilitas pengelolaan limbah sejak Desember 2025. Namun hingga kini, mitra penyedia belum memenuhi permintaan tersebut.

“Sejak Desember 2025 kami sudah mengajukan kekurangan itu, tetapi mitra dalam hal ini CV Semi Nganjuk sampai sekarang belum memenuhi permintaan dari BGN,” ungkap Alfin Hibatul kepada JTV.

Ia menjelaskan, penghentian sementara operasional tidak dibatasi waktu tertentu. Namun apabila pihak mitra telah melakukan pembenahan sesuai standar yang ditentukan, maka operasional SPPG dimungkinkan kembali berjalan.

“Kalau kekurangan itu sudah dibenahi dan sesuai standar operasional, kemungkinan SPPG bisa kembali beroperasi,” tambahnya.

SPPG Baron sendiri dikelola oleh dua mitra, yakni CV Semi dan NJM. CV Semi bertugas sebagai penyedia tempat dan peralatan, sedangkan NJM bertanggung jawab terhadap pengelolaan operasional SPPG.

Saat ini, SPPG Baron mendistribusikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada kurang dari 2.000 penerima manfaat dan mempekerjakan sebanyak 43 tenaga kerja. (syar/im)