NGAWI - Sebuah minimarket di Desa Kedungputri, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, diduga menjadi sasaran percobaan pembobolan. Mendapat laporan adanya aktivitas mencurigakan di dalam toko setelah minimarket tutup, petugas Polsek Paron bersama warga langsung melakukan pengepungan dan penyisiran di sekitar lokasi.
Petugas menyisir sejumlah titik yang diduga menjadi tempat persembunyian pelaku. Sejumlah warga juga ikut berjaga di bagian belakang minimarket untuk mengantisipasi kemungkinan pelaku masih berada di dalam atau sekitar toko.
Dari pemeriksaan di dalam minimarket, terlihat bagian plafon tepat di atas meja kasir mengalami kerusakan dan ambrol. Pelaku diduga masuk ke dalam toko dengan cara menjebol bagian genteng dan plafon.
Karyawati minimarket, Husnul Khotimah, mengatakan kejadian tersebut diketahui setelah dirinya menerima notifikasi dari alarm toko. Alarm memberikan peringatan adanya aktivitas seseorang di dalam toko setelah minimarket ditutup.
Husnul kemudian melakukan pengecekan dengan mendatangi lokasi dan membuka pintu depan minimarket. Saat masuk, ia melihat bagian plafon telah jebol. Ia juga melihat seseorang yang diduga pelaku berada di atas plafon sambil membawa senter.
“Setelah toko tutup, saya mendapat notifikasi dari alarm karena ada aktivitas. Kemudian saya datang dan membuka pintu depan. Saat dicek, plafon di atas kasir sudah jebol dan saya melihat ada orang membawa senter di bagian atas plafon,” ujar Husnul Khotimah.
Mengetahui adanya orang yang diduga berada di dalam toko, Husnul kemudian meminta bantuan warga sekitar dan menghubungi pihak kepolisian.
Petugas Polsek Paron bersama warga kemudian melakukan pengepungan. Penyisiran dilakukan mulai dari bagian dalam minimarket hingga area belakang toko.
Namun, setelah dilakukan pemeriksaan di sejumlah titik, petugas dan warga tidak menemukan terduga pelaku. Diduga pelaku telah melarikan diri melalui bagian genteng saat karyawati keluar untuk meminta bantuan warga.
“Saya langsung meminta bantuan warga dan menghubungi polisi. Setelah polisi dan warga datang, dilakukan penyisiran sampai ke bagian belakang toko, tetapi orangnya sudah tidak ditemukan,” tambah Husnul.
Petugas kemudian melakukan pemeriksaan terhadap kondisi minimarket untuk memastikan apakah ada barang yang berhasil dibawa pelaku.
Dari hasil pengecekan stok, tidak ditemukan adanya barang yang hilang atau dicuri. Meski demikian, sejumlah bagian minimarket mengalami kerusakan, terutama pada plafon dan area sekitar meja kasir.
Polisi masih melakukan pendalaman untuk mengungkap identitas terduga pelaku serta memastikan kronologi percobaan pembobolan tersebut. Pemeriksaan terhadap lokasi dan sejumlah keterangan juga dilakukan sebagai bagian dari proses penyelidikan.
Kasus ini masih ditangani oleh pihak kepolisian. Petugas juga mengimbau pengelola maupun karyawan toko untuk meningkatkan sistem keamanan dan segera melapor apabila menemukan aktivitas mencurigakan, terutama setelah toko tutup. (ito/im)

