NGAWI - Kabupaten Ngawi ditunjuk menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XV dan Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (PEPARPEDA) III Jawa Timur. Berbagai persiapan terus dilakukan, mulai dari kesiapan venue pertandingan hingga akomodasi bagi atlet dan official.
Salah satu yang menjadi perhatian adalah ketersediaan tempat penginapan. Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Ngawi menyebut seluruh hotel dan penginapan yang telah disiapkan mulai dipenuhi peserta menjelang pelaksanaan ajang olahraga pelajar tersebut.
Kepala Disparpora Ngawi, Wiwien Purwaningsih, mengatakan terdapat sekitar 24 hotel, baik hotel berbintang maupun nonbintang, yang telah dikoordinasikan untuk mendukung pelaksanaan POPDA dan PEPARPEDA.
Menurutnya, seluruh hotel tersebut saat ini sudah full booking untuk kebutuhan akomodasi para peserta.
“Untuk penginapan, dari 24 hotel yang ada, baik yang berbintang maupun tidak berbintang, semuanya sudah penuh. Kami juga terus melakukan koordinasi untuk memastikan kebutuhan tempat tinggal para atlet dan official bisa terpenuhi,” ujar Wiwien.
Wiwien menjelaskan, jumlah peserta yang akan datang ke Ngawi diperkirakan mencapai lebih dari seribu atlet dan official dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur.
Untuk mengantisipasi keterbatasan kapasitas hotel, pihaknya telah berkoordinasi dengan Camat Ngawi guna menyiapkan alternatif penginapan berupa rumah warga yang nantinya dapat disewa selama pelaksanaan pertandingan.
“Kami juga berkoordinasi dengan Camat Ngawi untuk menyiapkan rumah-rumah penduduk yang bisa disewa sebagai alternatif penginapan. Ini kami lakukan untuk mengantisipasi jika kapasitas hotel tidak mencukupi,” jelasnya.
Selain menyiapkan rumah warga, Disparpora Ngawi juga telah berkoordinasi dengan daerah sekitar yang dapat menjadi wilayah penyangga. Di antaranya Kabupaten Magetan dan Kota Madiun.
Langkah tersebut dilakukan sebagai antisipasi apabila kebutuhan akomodasi peserta nantinya melebihi kapasitas penginapan yang tersedia di Kabupaten Ngawi.
“Kalau nanti penginapan di Ngawi tidak mencukupi, kami sudah berkoordinasi dengan daerah sekitar seperti Magetan dan Kota Madiun. Daerah-daerah tersebut bisa menjadi penyangga untuk kebutuhan akomodasi peserta,” tambah Wiwien.
Selain akomodasi, persiapan venue pertandingan juga terus dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Ngawi. Sejumlah fasilitas olahraga disiapkan agar dapat digunakan sesuai dengan cabang olahraga yang dipertandingkan.
POPDA XV dan PEPARPEDA III Jawa Timur rencananya akan digelar pada pertengahan November 2026 mendatang.
Dalam ajang tersebut, tercatat ada 31 cabang olahraga (cabor) yang akan dipertandingkan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 23 cabang olahraga akan digelar di wilayah Kabupaten Ngawi, sementara cabang olahraga lainnya akan dilaksanakan di lokasi yang telah ditentukan oleh panitia.
Penunjukan Ngawi sebagai tuan rumah tidak hanya menjadi kesempatan untuk menunjukkan kesiapan daerah dalam menggelar event olahraga tingkat Jawa Timur, tetapi juga berpotensi memberikan dampak terhadap sektor ekonomi dan pariwisata daerah.
Dengan kedatangan ribuan atlet, official, serta pendamping dari berbagai daerah, kebutuhan terhadap hotel, penginapan, kuliner, transportasi, dan sektor jasa lainnya diperkirakan turut meningkat selama perhelatan berlangsung. (ito/im)

