Iklan Beranda

Sketsa Bengawan
Rabu, 19 Agustus 2026, 07:49 WIB
Last Updated 2026-08-19T13:49:54Z
BojonegoroHukum | PeristiwaViewerViral

Warga Temukan Mayat Perempuan Mengapung di Bengawan Solo Bojonegoro, Korban Warga Tuban


BOJONEGORO - Penemuan mayat perempuan di aliran Sungai Bengawan Solo, Desa Betet, Kecamatan Kasiman, Kabupaten Bojonegoro, menggegerkan warga setempat, Selasa pagi, 18 Agustus 2026.

Mayat perempuan tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang warga yang hendak memancing di sekitar aliran Bengawan Solo. Saat berada di lokasi, warga tersebut melihat jasad perempuan dalam kondisi mengapung di aliran sungai.

Mengetahui adanya mayat yang terbawa arus sungai, warga kemudian melaporkan penemuan tersebut kepada pihak terkait.

Mendapat laporan tersebut, tim SAR gabungan langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan proses evakuasi. Tim terdiri dari BPBD Kabupaten Bojonegoro, TNI-Polri, perangkat desa, serta dibantu masyarakat setempat.

Petugas kemudian berhasil mengevakuasi jasad perempuan tersebut dari aliran Bengawan Solo. Selanjutnya, jasad korban dibawa ke RSUD Padangan untuk menjalani pemeriksaan medis sekaligus proses identifikasi lebih lanjut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban diketahui berinisial SYT (35). Korban merupakan seorang ibu rumah tangga yang tercatat sebagai warga Dusun Mlaten, Desa Bangunrejo, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban.

Penemuan jasad di wilayah Bojonegoro tersebut menambah perhatian karena korban diketahui berasal dari wilayah Kabupaten Tuban yang berada di daerah aliran Bengawan Solo.

Hingga kini, jasad korban masih berada dalam penanganan pihak berwenang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Petugas juga masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui kronologi serta penyebab korban dapat berada di aliran Sungai Bengawan Solo.

Belum diketahui secara pasti kapan dan bagaimana korban bisa masuk ke aliran sungai. Polisi masih menunggu hasil pemeriksaan dan proses penyelidikan guna mengungkap fakta terkait penemuan tersebut.

Petugas mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian guna membantu proses identifikasi korban. (edo/im)