TUBAN - Asap hitam pekat membumbung tinggi dari sebuah kandang ayam di Desa Bejagung, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban. Kebakaran tersebut membuat warga sekitar panik, setelah kobaran api dengan cepat membesar dan melalap seluruh bagian kandang.
Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung melaporkannya kepada petugas pemadam kebakaran. Namun, hanya dalam hitungan menit, api sudah membakar habis bangunan kandang yang sebagian besar terbuat dari material mudah terbakar.
Hembusan angin yang cukup kencang serta banyaknya material mudah terbakar di dalam kandang diduga membuat api dengan cepat merambat dan sulit dikendalikan.
Beruntung, saat kebakaran terjadi, kandang tersebut hanya berisi tumpukan pakan ternak beserta sejumlah peralatan pendukung. Tidak terdapat ternak ayam di dalam kandang sehingga tidak ada hewan yang ikut terbakar.
Meski tidak ada korban jiwa maupun ternak yang terbakar, seluruh bangunan kandang rata dengan tanah. Kerugian materiil akibat kebakaran tersebut ditaksir mencapai Rp130 juta.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Kabupaten Tuban, Sutaji, mengatakan petugas langsung melakukan penanganan setelah menerima laporan kebakaran.
“Petugas langsung melakukan pemadaman dan pembasahan untuk memastikan api benar-benar padam dan tidak kembali muncul. Kondisi bangunan yang sebagian besar menggunakan material mudah terbakar membuat api cepat membesar,” ujar Sutaji.
Untuk memastikan tidak ada sumber api yang kembali muncul, petugas masih melakukan proses pembasahan di sejumlah titik lokasi kebakaran.
Sementara itu, penyebab pasti kebakaran hingga kini masih dalam penyelidikan. Petugas masih melakukan pendalaman untuk mengetahui sumber awal munculnya api.
Beruntung dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa maupun korban akibat ternak. Namun, kebakaran menyebabkan seluruh bangunan kandang hangus dan menimbulkan kerugian materiil yang cukup besar. (dzik/im)

