Iklan Beranda

Sketsa Bengawan
Kamis, 01 September 2022, 16:07 WIB
Last Updated 2022-09-01T09:19:50Z
Hukum | PeristiwaNgawiPojok PituViewerViral

Butuh Bantuan, Bayi 3 Bulan di Ngawi Menderita Hidrosefalus


NGAWI - Seorang bayi berusia 3 bulan di Kabupaten Ngawi menderita hidrosefalus atau penumpukan cairan pada rongga otak. Bayi tersebut bernama Mohammad Kahfi, anak ketiga dari pasangan suami isteri Singgih Suryanto, 38 tahun dan Eka Sulistyawati, 32 tahun, warga Jalan Sunan Kalijaga, Desa Beran, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi.

Di usia 3 bulan, M. Kahfi masih belum mampu bergerak aktif seperti bayi di usianya karena menderita hidrosefalus. Bahkan, kondisi tubuh M. Kahfi juga sangat kecil, karena juga mengalami kekurangan gizi. Sementara untuk asupan makanan setiap hari hanya dari susu formula yang diberikan.

Ibu M.Kahfi, Eka Sulistyawati mengaku, jika sejak dilahirkan melalui operasi sesar, anak ketiganya sudah menderita hidrosefalus. Ia mengetahui, saat usia kandungan 8 bulan terjadi peningkatan berat badan bayi di kandungannya.

“Selanjutnya seminggu setelah dilahirkan, langsung di operasi dengan pemasangan alat bantu untuk mengeluarkan cairan di kepala,” jelasnya saat ditemui JTV Kamis (01/09/2022).

Saat ini kondisi M. Kahfi hanya terbaring lemas. Dengan lingkar kepala sekarang sekitar 38 cm, berat badan, 3,5 kg, dan tinggi 48 cm. Saat ini setiap satu bulan sekali M. Kahfi juga harus menjalani pemeriksaan kesehatan secara rutin di RSUD dr Soeroto Ngawi.

“Tiap satu bulan sekali harus periksa rutin di RSUD dr Soeroto Ngawi,” imbuhnya.

Kini, keluarga bayi malang ini sangat membutuhkan bantuan. Terlebih untuk kebutuhan membelikan susu dan popok sekali pakai bagi M.Kahfi. Terlebih kondisi ayah bayi yang hanya bekerja sebagai kuli toko bangunan. (ito/rok)