Iklan

Sketsa Bengawan
Wednesday, October 5, 2022, 14:48 WIB
Last Updated 2022-10-05T08:17:50Z
Edukasi | BudayaJombangPojok PituPotensi DaerahViewerViral

Penemuan Sumur Peninggalan Era Majapahit Gemparkan Warga Jombang


JOMBANG - Sebuah sumur kuno yang diperkirakan peninggalan era majapahit, ditemukan di Pondok Pesantren Yayasan Salafiyah Syafi'iyah Kiai Haji Abdul Hadi, Desa Ngudirejo, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, pada Selasa (04/10/2022). Sumur kuno tersebut diketahui saat penggalian tanah untuk pembuatan septik tank santri.

Sumur kuno yang tertimbun tanah dengan kedalaman 2 meter tersebut ditemukan oleh pekerja kuli bangunan. Mengetahui hal ini, penggalian tanah diteruskan untuk mengetahui dasar sumur tersebut. Pengalian dihentikan setelah mengetahui bahwa sumur ini kondisinya utuh dan terus mengeluarkan air yang cukup besar.

Pantauan JTV di lokasi kejadian, bentuk batu bata sumur tersebut cukup berbeda dengan batu bata pada umumnya. Sebab, batu bata tersebut memiliki ukuran yang cukup besar. Selain itu bentuknya pun tidak kotak melainkan bentuknya agak melingkar. Warga meyakini jika sumur kuno ini bekas peninggalan zaman majapahit.

“Dugaan kami ini peninggalan zaman majapahit,” ujar Ahmad Makhrus, pengasuh ponpes setempat kepada JTV Rabu (05/10/2022).

Ahmad Makhrus menambahkan, selain menemukan sumur kuno, sebelumnya di pesantren ini juga ditemukan benda pada zaman dahulu, yakni bokor. Bokor berupa kuningan tersebut ditemukan sekitar 200 meter dari penemuan sumur kuno.

“Selain itu juga ditemukan benda lain  seperti keris, batu akik, bahkan warga juga pernah menemukan perhiasan zaman dulu berupa kalung dan gelang. Sehingga kami duga area ini merupakan pemukiman warga pada zaman kerajaan majapahit,” ungkapnya.

Meskipun sumur tersebut terbilang peninggalan zaman dahulu. Pemilik yayasan memilih kembali menimbun sumur tersebut. Alasannya, jarak sumur dengan pondasi rumah hanya berjarak setengah meter. Dikhawatirkan, jika digali akan mengancam pondasi rumah dan menganggu proses belajar santri. (ful/rok)

Ikuti berita terkini JTV Bojonegoro di Google News