![]() |
| Jembatan alternatif penghubung dua desa di Kecamatan Ngrambe, Kabupaten Ngawi ambrol diterjang banjir, Selasa (24/02/2026). Foto: Ito Wahyu/JTV. |
NGAWI - Hujan deras selama tiga jam, membuat jembatan alternatif penghubung dua desa di Kecamatan Ngrambe, Kabupaten Ngawi ambrol diterjang banjir. Ambrolnya jembatan sepanjang 10 meter dengan lebar 4 meter tersebut, sangat berdampak pada aktivitas warga sekitar.
Salah satu warga, Sugeng Riyanto mengatakan, karena akses jalan penghubung antara Desa Ngrambe dan Sidorejo serta Kecamatan Ngrambe dengan Kecamatan Sine sudah tidak bisa dilalui oleh kendaraan. Selain itu di sekitar jembatan juga ada SMP yang selalu menjadi akses utama menuju ke sekolah.
“Ambrolnya jembatan ini membuat aktivitas warga terganggu, karena harus memutar jalur lebih dari dua kilometer,” ungkapnya kepada JTV, Selasa (24/02/2026).
Lanjut Sugeng, kejadian putusnya jembatan tersebut berawal dari hujan deras yang terjadi kemarin. Derasnya arus sungai menggerus pondasi jembatan. Karena sebelumnya kondisi struktur bangunan juga sudah muncul retakan, sehingga selasa pagi tadi ambrol.
“Awalnya itu ya karena hujan deras sekitar jam. Air sungai yang meluap membuat pondasi jembatan tergerus air, sehingga jembatan ambrol,” imbuhnya.
Untuk menjalankan aktivitas warga harus memutar melalui jalan lainnya sejauh lebih dari 2 kilometer. Warga berharap agar segera ada perbaikan terhadap jembatan tersebut. (ito/rok)

