Iklan Beranda

Sketsa Bengawan
Rabu, 26 Agustus 2026, 09:51 WIB
Last Updated 2026-08-26T08:52:15Z
Edukasi | BudayaNganjukPojok PituPotensi DaerahViewerViral

Meriah, Warga Nganjuk Kirab Gunungan Hasil Bumi Peringati Maulid Nabi


NGANJUK - Suasana meriah dan penuh semangat mewarnai peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Dusun Gawok, Desa Balongrejo, Kecamatan Bagor, Kabupaten Nganjuk. Ratusan warga mengikuti tradisi kirab gunungan hasil bumi yang diarak keliling kampung pada Selasa malam (25/8/2026).

Arak-arakan dimulai setelah salat Isya. Warga berkumpul di titik kumpul dusun sambil membawa sejumlah gunungan yang berisi sayur-mayur dan berbagai jajanan untuk anak-anak.

Gunungan tersebut kemudian diarak menggunakan kendaraan traktor yang telah dihias meriah. Sebagian gunungan lainnya juga dibawa dengan cara dipikul oleh warga.

Yang membuat tradisi ini semakin menarik, seluruh peserta kirab membawa obor selama perjalanan. Mereka juga bersama-sama melantunkan sholawat sepanjang perjalanan mengelilingi kampung.

Suasana semakin semarak dengan iring-iringan warga yang membawa gunungan hasil bumi, sembari bersholawat dan membawa obor di tengah suasana malam.

Ketua RT 04 RW 01 Dusun Gawok, Suparman, mengatakan tradisi kirab gunungan tersebut merupakan bentuk rasa syukur masyarakat atas nikmat dan rezeki yang diberikan Allah SWT.

Selain sebagai ungkapan syukur, kegiatan tersebut juga menjadi sarana bagi masyarakat untuk meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW sekaligus mempererat kebersamaan antarwarga.

“Kirab gunungan ini merupakan bentuk rasa syukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT. Selain itu, kami juga ingin meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW dan menjaga kebersamaan antarwarga,” ujar Suparman.

Menurut Suparman, tradisi tersebut juga menjadi sarana untuk mengenalkan nilai-nilai keagamaan kepada anak-anak melalui kegiatan yang menyenangkan dan melibatkan seluruh masyarakat.

“Harapannya dengan kirab ini rasa kebersamaan antarwarga semakin kuat. Anak-anak juga bisa belajar mencintai Nabi Muhammad SAW melalui kegiatan yang menyenangkan seperti ini,” tambahnya.

Setelah seluruh rangkaian kirab selesai, acara ditutup dengan pembagian isi gunungan kepada warga. Sayuran dan jajanan yang sebelumnya diarak keliling kampung kemudian dibagikan secara gratis kepada masyarakat.

Pembagian tersebut menjadi simbol berbagi rezeki sekaligus melengkapi makna peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai momentum untuk bersyukur, bersholawat, dan mempererat tali silaturahmi.

Warga berharap tradisi kirab gunungan ini dapat terus dipertahankan dan dilestarikan setiap peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, sehingga menjadi bagian dari tradisi kebersamaan masyarakat Dusun Gawok. (syar/im)